Laporan

The Role of Higher Education in Developing Sustainable Human Capital for Critical Mineral Regions: A University-Based Framework from Insights of the OECD Critical Mineral Forum

Abstrak
Meningkatnya permintaan global terhadap mineral kritis telah mendorong perhatian internasional yang semakin besar terhadap tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan ganda, yaitu memaksimalkan peluang ekonomi sekaligus mengatasi berbagai isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) di kawasan pertambangan. Meskipun berbagai penelitian sebelumnya telah banyak membahas kebijakan pertambangan, keberlanjutan lingkungan, dan inovasi teknologi, perhatian terhadap peran strategis perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkelanjutan guna mendukung tata kelola mineral yang bertanggung jawab masih relatif terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan di kawasan mineral kritis melalui integrasi wawasan global dari OECD Critical Mineral Forum dengan konteks lokal Kabupaten Kolaka, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual kualitatif melalui analisis dokumen, observasi reflektif berdasarkan partisipasi dalam OECD Critical Mineral Forum, serta kajian literatur yang komprehensif terhadap berbagai referensi yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki kapasitas strategis yang melampaui fungsi konvensional sebagai institusi pendidikan dan penelitian. Perguruan tinggi dapat berperan sebagai pusat pengetahuan (knowledge hub) di tingkat regional dengan memfasilitasi pendidikan, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, dukungan terhadap perumusan kebijakan, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk memperkuat tata kelola pertambangan yang berkelanjutan.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Kerangka Pengembangan Sumber Daya Manusia Berkelanjutan Berbasis Perguruan Tinggi (University-Based Sustainable Human Capital Framework/USHCF) yang menempatkan perguruan tinggi sebagai katalisator dalam pengembangan kawasan pertambangan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, inklusif secara sosial, dan berkelanjutan secara ekonomi. Kerangka yang diusulkan ini memberikan kontribusi terhadap berkembangnya literatur mengenai mineral kritis dengan memperluas peran perguruan tinggi dalam tata kelola pertambangan berkelanjutan, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pemerintah, perusahaan pertambangan, dan institusi pendidikan tinggi di wilayah-wilayah yang kaya akan sumber daya mineral.
Metadata
Unduh File

File tidak dapat diakses secara publik pada saat ini.
Sitasi & Ekspor
Format Sitasi